Jumat, 12 Juli 2013

BAGIAN-BAGIAN BUNGA SEMPURNA DAN TIDAK SEMPURNA

Bunga lengkap umumnya memiliki empat bagian organ bunga yaitu; kelopak bunga, mahkota bunga, putik dan benang sari. Sedangkan bunga tak lengkap umumnya tidak memiliki salah satu atau kedua-duanya dari bagian bunga lengkap.
Berikut ini organ-organ pada bagian bunga lengkap sekaligus fungsinya:
  1. Tangkai Bunga (pedicellus) berfungsi untuk menahan bagian-bagian bunga yang ada di bagian atapnya. Di atas tangkai bunga terdapat Reseptakel yang berfungsi sebagai tempat menempelnya tangkai sari.
  2. Kelopak Bunga (sepal) berfungsi untuk melindungi organ bunga bagian atap, terutama sebagai tempat untuk melekatnya mahkota bunga
  3. Mahkota Bunga (petal) berfungsi untuk menarik serangga agar membantu dalam proses penyerbukan, dan fungsi adaptasi pada beberapa tanaman tertentu
  4. Kepala sari (anthera) berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari (polen)
Polen berfungsi sebagai alat perkembangbiakan generatif, dimana polen ini  merupakan alat perkembangbiakan jantan pada bunga,
  1. Tangkai Sari (filamen) berfungsi untuk menyangga kepala sari agar tetap berada pada posisi yang ditentukan
  2. Kepala putik (stigma) berfungsi sebagai tempat melekat dan masuknya polen yang berasal dari kepala sari untuk kemudian ditransfer ke bagian ovarium/inti telur melalui tabung serbuk sari
  3. Tangkai Putik (stilus) berfungsi untuk menyangga kepala putik agar tetap berada pada posisi yang telah ditentukan. Tangkai putik ini memiliki rongga atau saluran tabung serbuk sari yang merupakan tempat untuk lewatnya polen yang berasal dari kepala sari yang kemudian akan diteruskan menuju inti generatif (ovarium) untuk kemudian terjadinya pembuahan
  4. Bakal buah (ovarium) berfungsi sebagai tempat terjadinya pembuahan, dimana terjadi peleburan antara gamet jantan dengan gamet betina, sehingga dimungkinkan terbentuknya bakal buah
  5. Bakal biji (ovulum) berfungsi sebagai tempat terjadinya proses pembentukkan biji untuk kemudian menghasilkan biji yang matang.

TIPE STRUKTUR SEL



·        Prokariot
-Tidak memiliki membran nuklear
-Termasuk spesies dalam domain Archaea dan bakteri
·        Eukariotik
-memiliki membran nuklear
-memiliki organel
-1,00 sampai10,000kali lebih besar di bandingkan sel prokariot
-termasuk spesies dalam domain eukario.

DNA     : Deoxyribo nucleic acid
RNA     : Ribo nucleic acid
Evolusi : Perubahan yang lambat
Aerobic : metabolisme menggunakan oksigen
Anaerobic :tidak menggunakan oksigen

         Struktur Prokariot Umum:
ü Sitoplasma
ü Materi genetik
ü Membran sel
ü Ribosom
ü Beberapa memiliki flagela untuk bergerak

Eukaryotes
·        Sel memiliki nukleus
·        Dapat bersel tunggal mis: protista
·        Dapat terdiri dari milyaran sel seperti : hewan dan tumbuhan
·        Terorganisasi dengan baik
·        Memiliki struktur umum
           
             Struktur Umum:
ü Organel    => Bagian kecil dalam sel dengan fungsi khusus
ü Membran =>Berfungsi sebagai penjaga sel



             Membran Sel
·        Mengontrol apapun yang memasuki dan meninggalkan sel
·        Tanaman, algae dan bakteri memiliki struktur luar yg lebih kuat di sebut dinding sel

  Nukleus
Ø Nuclear Enpelople : pelapis nuklir
Ø Chromosem           : pembawa sifat (ada di dalam inti sel)
            -Pusat kontrol sel
            -Mengandung DNA
            -Di kelilingi oleh membran/selubung nukleus
            -Merupakan organel yg paling mudah terlihat di bawah mikroskop

  Endoplasmic Reticulum
ü Sering di singkat “ER”
ü Berhubungan dengan membran nukeus
ü Berfungsi sebagai sistem delivery internal sel
ü Dua tipe yaitu:
         -ER kasar : di tempeli oleh ribosom tempat sintesis protein
         -ER halus : tidak ada ribosom, berfungsi membuat lipid (lemak)

  Ribosom
·        Terdapat pada semua sel, baik prokariot maupun eukariot
·        Tempat sintesis protein
·        Di temukan berkaitan dengan ER kasar/berada bebas di sitosol

 Golgi Apparatus
Ø Berfungsi menyimpan dan memodifikasi serta mengepak protein
Ø Molekul di transportasikan dari golgi melalui pembentukan vesikula

Lisosom
-         Mengandung enzim digensif yang memecah limbah sel


Mitokondria
-         Tempat produksi energi
-         Respirasi seluler terjadi di mitokondria untuk menghasilkan energi yang di gunakan sel
-         Memiliki membran ganda
-         Memiliki DNA sendiri

Centriole
·        Membantu pembelahan sel
·        Biasanya di temukan hanya pada hewan
·        Terbuat dari mikrotubul yaitu; rantai protein

 Cell Wall
ü Terdapat pada sel tumbuhan dan sel bakteri
ü Rigid, batas perlindungan
ü Fungsi : memberikan suport dan perlindungan kepada membran sel
ü Terbuat dari selulosa (fiber)

Chloroplast
Ø Terdapat hanya pada sel tanaman
Ø Mengandung pigmen hijau chlorophyll
Ø Tempat produksi makanan (glucose)
Ø Di lindungi oleh membran ganda

Vacuolus
-         Vakuola central yang besar terdapat pada sel tumbuhan
-         Tempat penyimpanan air, makanan, enzim dan pigmen.

MACAM-MACAM MIKROSKO



 1. Mikroskop Cahaya
Mikroskop cahaya memiliki perbesaran maksimal 1000 kali. Mikroskop memeiliki kaki yang berat dan kokoh agar dapat berdiri dengan stabil. Mikroskop cahaya memiliki tiga dimensi lensa yaitu lensa objektif, lensa okuler dan lensa kondensor

2. Mikroskop Stereo
Mikroskop stereo merupakan jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan untuk benda yang berukuran relative besar. Mikroskop stereo memiliki perbesasran 7 hingga 30 kali. Benda yang diamati dengan mikroskop ini dapat dilihat secara 3 dimensi.

3. Mikroskop Elektron
Adalah sebuah mikroskop yang mampu melakuakan peambesaran obyek sampai duajuta kali, yang menggunakan elektro statik dan elektro maknetik untuk mengontrol pencahayaan dan tampilan gambar serta memiliki kemampuan pembesaran objek serta resolusi yang jauh lebih bagus dari pada mikroskop cahaya
Macam –macam mikroskop elektron:
1) Mikroskop transmisi elektron (TEM)
2) Mikroskop pemindai transmisi elektron (STEM)
3) Mikroskop pemindai elektron
4) Mikroskop pemindai lingkungan electron (ESEM)
5) Mikroskop refleksi elektron (REM) (Mikroskop wikipeda 27/09/2007)

4. Mikroskop Ultraviolet
Suatu variasi dari mikroskop cahaya biasa adalah mikroskop ultraviolet. Karena cahaaya ultraviolet memiliki panjang gelombang yang lebih pendek dari pada cahaya yang dapat dilihat, penggunaan cahaya ultra violet untuk pecahayaan dapat meningkatkan daya pisah menjadi 2 kali lipat daripada mikroskop biasa.

5. Mikroskop Pender (Flourenscence Microscope)
Mikroskop pender ini dapat digunakan untuk mendeteksi benda asing atau Antigen (seperti bakteri, ricketsia, atau virus) dalam jaringan.

6. Mikroskop medan-gelap
Mikroskop medan gelapdigunakan untuk mengamati bakteri hidup khususnya bakteri yang begitu tipis yang hamper mendekai batas daya mikrskop majemuk.

7. Mikroskop Fase kontras
Cara ideal untuk mengamati benda hidup adalah dalam kadaan alamiahnya : tidak diberi warna dalam keadan hidup, namun pada galibnya fragma bend hidup yang mikroskopik (jaringan hewan atau bakteri) ttembus chaya sehingga pada masing-masing tincram tak akan teramati, kesulitan ini dapat diatasi dengan menggunakan mikroskop fasekontras


Bagian-bagian dan fungsi mikroskop

Adalah sebagai berikut:

1. Lensa Okuler
untuk memperbesar benda yang dibentuk oleh lensa objektif
2. Tabung Mikroskop
Untuk mengatur fokus, dapat dinaikkan dan diturunkan
3. Tombol pengatur fokus kasar
Untuk mencari fokus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan cepat
4. Tombol pengatur fokus halus
Untuk memfokuskan bayangan objek secara lambat, sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan lambat
5. Revolver
Untuk memilih lensa obyektif yang akan digunakan
6. Lensa Objektif
Untuk menentukan bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati. Umumnya ada 3 lensa objektif dengan pembesaran 4x, 10x, dan 40x.
7. Lengan Mikroskop
Untuk pegangan saat membawa mikroskop
8. Meja Preparat
Untuk meletakkan objek (benda) yang akan diamati
9. Penjepit Objek Glass
Untuk menjepit preparat di atas meja preparat agar preparat tidak bergeser.
10. Kondensor
Merupakan lensa tambahan yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang masuk dalam mikroskop
11. Diafragma
Berupa lubang-lubang yang ukurannya dari kecil sampai selebar lubang pada meja objek. Berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang akan masuk mikroskop
12. Reflektor/cermin
Untuk memantulkan dan mengarahkan cahaya ke dalam mikroskop.
13. Kaki Mikroskop
Untuk menjaga mikroskop agar dapat berdiri dengan mantap di atas meja.

PERMAINAN ULAR NAGA PANJANG



Ular Naga adalah satu permainan berkelompok yang biasa dimainkan anak-anak Jakarta di luar rumah di waktu sore dan malam hari. Tempat bermainnya di tanah lapang atau halaman rumah yang agak luas. Lebih menarik apabila dimainkan di bawah cahaya rembulan. Pemainnya biasanya sekitar 5-10 orang, bisa juga lebih, anak-anak umur 5-12 tahun (TK - SD).

Cara Bermain
Anak-anak berbaris bergandeng pegang 'buntut', yakni anak yang berada di belakang berbaris sambil memegang ujung baju atau pinggang anak yang di mukanya. Seorang anak yang lebih besar, atau paling besar, bermain sebagai "induk" dan berada paling depan dalam barisan. Kemudian dua anak lagi yang cukup besar bermain sebagai "gerbang", dengan berdiri berhadapan dan saling berpegangan tangan di atas kepala. "Induk" dan "gerbang" biasanya dipilih dari anak-anak yang tangkas berbicara, karena salah satu daya tarik permainan ini adalah dalam dialog yang mereka lakukan.
Barisan akan bergerak melingkar kian kemari, sebagai Ular Naga yang berjalan-jalan dan terutama mengitari "gerbang" yang berdiri di tengah-tengah halaman, sambil menyanyikan lagu. Pada saat-saat tertentu sesuai dengan lagu, Ular Naga akan berjalan melewati "gerbang". Pada saat terakhir, ketika lagu habis, seorang anak yang berjalan paling belakang akan 'ditangkap' oleh "gerbang".
Setelah itu, si "induk" --dengan semua anggota barisan berderet di belakangnya-- akan berdialog dan berbantah-bantahan dengan kedua "gerbang" perihal anak yang ditangkap. Seringkali perbantahan ini berlangsung seru dan lucu, sehingga anak-anak ini saling tertawa. Sampai pada akhirnya, si anak yang tertangkap disuruh memilih di antara dua pilihan, dan berdasarkan pilihannya, ditempatkan di belakang salah satu "gerbang".
Permainan akan dimulai kembali. Dengan terdengarnya nyanyi, Ular Naga kembali bergerak dan menerobos gerbang, dan lalu ada lagi seorang anak yang ditangkap. Perbantahan lagi. Demikian berlangsung terus, hingga "induk" akan kehabisan anak dan permainan selesai. Atau, anak-anak bubar dipanggil pulang orang tuanya karena sudah larut malam.

CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Sekolah : SDN Pasirlaja 03
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Kelas I Semester : V/II
Alokasi Waktu : 9 X 35 menit
                           Pert. 12 – 14 (3 minggu)

A. Standar Kompetensi
2. Menghargai peranan tokoh perjuangan dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia
B. Kompetensi Dasar
2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam memproklamsikan kemerdekaan indonesia
C. Tujuan Pembelajaran
ü  Siswa dapat menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam memproklamasikan kemerdekaan indonesia
   8. Karakter siswa yang diharapkan :
ü  Semangat kebangsaan, cinta tanah air, gemar membaca.
D. Materi Pokok
ü  Proklamasi kemerdekaan Indonesia
E. Langkah-Langkah Pembelajaran (pertemuan 12-14)
     q. Pendahuluan
ü  Mengajak siswa bertanya jawab tentang tokoh atau pahlawan yang ada pada gambar
ü  Menunjuk siswa secara acak untuk menjawab pertanyaan

    r. Kegiatan inti
v  Eksplorasi
   Dalam kegiatan eksplorasi, guru :
ü  Siswa dapat menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam memproklamasikan kemerdekaan Indonesia
ü  Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasikan peserta didik melakukan percobaan di laboraturium, studio, atau lapangan,
v  Elaborasi
    Dalam kegiatan elaborasi, guru :
ü  Menyebutkan tokoh-tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan
ü  Menugaskan siswa secara berkelompok untuk mengidentifikasi dua tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan
ü  Menceritakan jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan
v  Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru :
ü  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
ü  Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan

i.Kegiatan penutup
            Dalam kegiatan penutup, guru :
ü  Menyimpulkan materi
ü  Memberi motivasi
ü  Mengadakan uji kompetensi

F. Alat dann sumber Bahan
    O. Alat : Gambar
    P. Sumber : Buku IPS kelas
                        Buku penunjang yang relevan








G. Penilaian
Nilai budaya dan karakter bangsa
Indikator
Pencapaian
kompetensi
Teknik
penilaian
Betuk
instrumen
Instrumen/ soal
ü  Semangat kebangsaan : cara berfikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan diri dan kelompoknya.
ü  Cinta tanah air : cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa
ü  Gemar membaca :kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca  barbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
ü  Menyebutkan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan
ü  Menceritakan jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan
tertulis
Jawab singkat
Sebutkan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan
Format kriteria penilaian
v  PRODUK ( HASIL DISKUSI )
No
Apek
Kriteria
Skor
1
Konsep
* semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah
4
3
2
1

v PERFORMANSI
No
Aspek
Kriteria
Skor
1



2
Pengetahuan



Sikap
* pengetahuan
* kadang-kadang pengetahuan
* tidak pengetahuan

* sikap
* kadang-kadang sikap
* tidak sikap
4
2
1

4
2
1

Lembar penilaian
No
Nama siswa
Performan

Produk
Jumlah skor
Nilai
Pengetahuan
Sikap
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.






CATATAN :
Nilai = (jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
*      Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat penilaian KKM maka diadakan remedial.
............, ..................20 ...


Mengetahui                                                                   Guru Mapel IPS
Kepala sekolah

....................................    ...................................
NIP/NIK :                                                                   NIP/NIK :